Masjid Raya Al-Muttaqun Prambanan, Diresmikan














Jum'at, 13 Maret 2009, 17:00

Masjid Raya Al-Muttaqun Prambanan, Diresmikan

Sahabat MQ, hari ini (13/3) masjid Raya Al-Muttaqun yang terletak di Jalan Jogja-Solo Timur Tugu Perbatasan DIY, diresmikan. Peresmian dilakukan dengan penandatanganan prasasti oleh Menteri Dalam Negeri Mardiyanto, Ketua MPR RI yang sekaligus sebagai Ketua Dewan Pembina Yayasan DR. Hidayat Nur Wahid, serta perwakilan Kementrian Islam Wakaf Qatar, Ali Bin Sulthan Al Musaifiri. Dalam sambutannya Mendagri Mardiyanto mengatakan, konsep masjid bukan sekedar sebagai tempat sholat saja, melainkan juga sebagai pusat kegiatan masyarakat. "Masjid harus menjadi sarana syi'ar Islam, menjaga persatuan dan kesatuan serta kerukunan umat Islam dan antar umat beragama. Masjid juga merupakan sarana pembinaan mental dan spiritual untuk menciptakan manusia yang bermartabat dan berbudi mulia", tegas Mardiyanto.

--
Harapan senada juga diungkap Ketua Yayasan Masjid Al-Muttaqun -Abdul Hakim-. Pihaknya berharap, masjid dan Islamic Centre ini dapat menjadi masjid seluruh umat Islam. "Masjid dan Islamic Centre Asy-Syaikh Jasim Bin Muhammad Alitsani ini, semoga mampu membawa manfaat dan kemaslahatan bagi seluruh umat Islam, khususnya di Prambanan Raya", ungkap Abdul Hakim.

--
Masjid Al-Muttaqun sendiri sebelumnya rusak dalam peristiwa gempa Jogja-Jateng 2006 silam. Pembangunan masjid ini kemudian dimulai di tahun 2007, atas prakarsa Presiden Susilo bambang Yudhoyono. Masjid yang pembangunannya menelan biaya sebesar Rp. 12 M tersebut dibangun di atas tanah kas desa, ditambah bangunan lagi di sisi timur melalui pembebasan tanah, yang kemudian difungsikan sebagai gedung serba guna. Pendanaan bersumber dari presiden SBY sebesar 1 M, beberapa tokoh, serta Menteri Urusan Wakaf dan Islam negara Qatar sebesar 9,5 M. Sejumlah kegiatan juga telah dilaksanakan oleh pengelola masjid, diantaranya adalah kegiatan TPA, pengajian rutin Ahad setiap pagi, khitanan massal, serta peringatan hari besar agama Islam. Tisha Aulia

Tidak ada komentar:

Posting Komentar