Rabu, 18 Februari 2009/ 14:30
Reporter : Tria Haidar
Panic Buying Pengaruhi Kenaikan harga
Sahabat MQ, kenaikian harga kebutuhan pokok saat ini cenderung dipengaruhi oleh panic buying atau kepanikan konsumen. Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perdagangan Perindustrian Koperasi dan Penanaman Modal –P2KPM- Kabupaten Sleman –Pustoko- mengatakan, kenaikan harga di pasar pada umumnya dipengaruhi oleh beberapa factor, yaitu kekuatan antara ketersediaan barang dan permintaan serta factor musim.
Reporter : Tria Haidar
Panic Buying Pengaruhi Kenaikan harga
Sahabat MQ, kenaikian harga kebutuhan pokok saat ini cenderung dipengaruhi oleh panic buying atau kepanikan konsumen. Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perdagangan Perindustrian Koperasi dan Penanaman Modal –P2KPM- Kabupaten Sleman –Pustoko- mengatakan, kenaikan harga di pasar pada umumnya dipengaruhi oleh beberapa factor, yaitu kekuatan antara ketersediaan barang dan permintaan serta factor musim.
Lebih lanjut Pustoko menjelaskan, panic buying merupakan bentuk kepanikan masyarakat menjelang kenaikan harga. Dalam kondisi ini, masyarakat cenderung melakukan pembelian dalam partai besar sebelum harga dinaikkan. Padahal tindakan ini justru akan memicu spekulan untuk mamainkan harga pasar.
Reporter MQ FM -Tria Haidar- melaporkan, berdasarkan hasil pantauan Dinas P2KPM Sleman, kenaikan harga pokok kali ini masih dalam batas wajar. Jika kenaikan telah mencapai 25 % selama 2 minggu berturut-turut, maka barulah pemerintah akan menggelar operasi pasar. Untuk itu, masyarakat dihimbau untuk tidak responsive dalam menyikapi suatu kebijakan. (Tria Haidar)